Friday, June 20, 2014

Review: Double Function Kit Wardah


Hallo semuanya kali ini saya akan mencoba mereview produk dari wardah yang diberi nama “Double Function Kit”. Double function kit adalah produk yang terdiri dari conceler dan eyeshadow base dalam satu kemasan. Jujur ini pengalaman pertama saya beli dan pakai concealer. Alasan memilih produk ini awalnya karena eyeshadow basenya tapi berhubung ada concealer, kenapa engga sekalian aja dicoba. Produk  ini dijual seharga Rp. 48.000 di supermarket dekat rumah saya. Kemungkinan harga produk bisa berbeda tergantung daerah dan dimana kita membelinya. Packaging produk terbuat dari plastik bening dan silver khas wardah. Cukup kokoh dan nyaman untuk dibuka tutup ketika akan menggunakannya.




Kemasan Wardah Double Function Kit


The Review

Eyeshadow base:
Menurut saya eyeshadow base dari wardah ini cukup bisa diandalkan buat kalian yang punya kelopak mata super berminyak kaya saya. Teksturnya berupa krim, berwarna putih dan licin seperti lotion. Ketika dioleskan pada kelopak mata produknya mudah dibaurkan, ringan dan gak kesat. Pas diaplikasiin bareng dengan eyeshadow, ketahanannya cukup lama kurang lebih sekitar 8 jam. Mantepnya gak ngebuat smudge di kelopak mata. PS: saya pakai eyeshadow base nya buat acara nikahan saudara saya.

Concealer:



Kiri-Kanan: Concealer beige, Conceealer Coklat, Eyeshadow Base


Ada dua warna concealer yang kita dapat ketika membeli produk ini. Pertama warna beige dan yang kedua adalah coklat. Teksturnya kesat dan kurang nyaman untuk di-blend ke wajah. Coveragenya cukuplah untuk menyamarkan noda hitam bekas jerawat atau meminimalisir lingkaran hitam di bawah mata. Sebisa mungkin saat mengaplikasikan concealer atau eyeshadow basenya pakai kuas sendiri. Buat saya pribadi, kuas yang diberikan kurang enak dipakai. Soalnya produknya malah banyak yang  nempel di kuas dibandingkan di wajah.


 Kesimpulan:
Buat saya atau kamu yang newbie dalam hal concealer, produk ini bisa menjadi alternatif pertama untuk dipakai. Will I repurchase this product? No. I’ll give a try for another product.
Saya sih berharap wardah buat packaging sendiri buat eyeshadow basenya. Soalnya buat saya mantep banget lah dipakai (dibandingin nyx eyeshadow base).

Semoga postingan kali ini bisa ngebantu dan memberikan alternatif buat membeli eyeshadow base/concealer. Kalau ada pertanyaan atau komen monggo di tulis. Sampai ketemu di postingan selanjutnya ya. Have a Great day and weekend Ciao.


Friday, March 21, 2014

DIY: Bandana Punk

Hai semuanya, masih inget ga postingan DIY saya soal make over tas belanja? Di postingan tersebut saya bilang akan ada proyek DIY lainnya. Nah janji itu bakal saya realisasikan sekarang. Padahal barangnya udah jadi lebih awal dibandingin tas belanja itu ho ho ho. Cuma mood nulis tutorialnya baru ada sekarang. Jadi langsung kita mulai yaa 

MAU BIKIN APA? I CALLED IT “BANDANA PUNK” Idenya: lagi jalan jalan di sebuah mal di bandung dan mampir ke toko asesoris prempewi (teuteup) dan ngeliat bandana punk kece berat, tapi harganya..... (pass sodara sodara) Karena kepikiran terus akhirnya browsing dan menemukan beragam DIY dari blogger luar untuk membuat barang tersebut. Memang ada beberapa bahan-nya yang agak susah dicari. Kalaupun ada harus beli segambreng. Fortunately diakalin aja dengan bahan yang ada di toko craft lokal. 
 What YOU Need:

  1. lem UHU
  2. Kain flanel (warna bebas) kalau saya pakai warna merah marun
  3. Karet elastis warna hitam 
  4. Stud/ prongs (kalau gak salah itu deh sebutannya). Saya beli di toko craft asesoris
  5. Jarum dan benang jahit
  6. Gunting
  7.  NIAT 
CARA BUATNYA? Pertama: Ukur panjang bandana yang akan kamu buat. Kalau saya mengukur dari bandana lama, dengan panjang sekitar 32 cm. Cara lain, bisa diukur menggunakan meteran jahit. Mulai dari kuping kanan hingga ke kuping kiri melalui puncak kepala. Kedua: Kalau udah didapat berapa panjang yang dibutuhkan, gambar panjang bandana sesuai ukuran, dan lebarnya kita tentukan sendiri. Lebar bandana yang saya pakai sekitar 2 cm. Setelahnya gunting. Contohnya kaya gambar di bawah.



Ketiga: Susun stud atau prongs diatas bandana, tapi jangan dulu di tempel. Hal ini dimaksudkan agar kita bisa estimasi berapa jarak kerapatan dan jumlah stud yang dibutuhkan.


Keempat: Baru deh nebar paku. Maksudnya menempelkan stud tersebut ke bandana. Untuk menempel kita gak usah pakai lem, cukup tekan jari-jari si paku tersebut sampai menembus flanel. Setelahnya tekan jari jari paku hingga saling berhadapan. Lakukan ini hingga semua stud tertempel erat di flanel. sisakan jarak sekitar 1-2 cm supaya jari jari stud ga bergesekan sama kuping dan sebagai area untuk menempelkan karet elastis.


Kelima: Potong karet elastis. Ukurannya tiga per empat dari panjang bandana. Setelahnya kita bisa lem ujung karet elastis ke ujung bandana. Tunggu sampai lem kering, langsung bisa kita pakai. Saya pribadi, setelah karet elastis menempel kemudian dijahit kembali agar kuat.



Nah ini dia penampakan bandana yang sudah jadi


Mudah kan buatnya.. jangan ragu buat bikin ya. Variasinya bisa dikreasikan bergantung masing-masing individu. Semoga postingan DIY kedua ini bisa bermanfaat. Kalau ada pertanyaan jangan sungkan loh bisa melalui comment atau via e-mail. Gud luck, have a nice day and ciao.

Friday, March 7, 2014

My favorite quotes

Quotes: 1. Repeat, write, words used by another 2. Give (reference, etc) to support statement. (Oxford Dictionary)

Hai semuanya tulisan kali ini saya mau ngebahas soal “quotes”.  Kalau bingung dengan apa itu quotes, bisa dibaca di atas tulisan ini. Semua orang pasti punya quotes favoritnya masing-masing. Entah  dari  pesohor, seniman, bintang film, pemuka agama, perancang busana atau bahkan dari orang tua kita sendiri. Saya pribadi  punya banyak kata-katamotivasi dari mereka. Hari ini saya mau ngebagiin beberapa favorite quotes saya semoga bisa menambah semangat dan motivasi kalian yang sedang galau, gundah gulana atau apapun kondisinya.
  1. Quotes pertama yang saya suka adalah dari almarhum Nelson Mandela. Quotesnya bisa dilihat seperti digambar bawah yaa. Alasan saya suka quotes ini adalah karena saya pernah ngalamin suatu keadaan yang kayaknya mustahil untuk dilalui. Tapi saya yakin hal tersebut bakal berakhir dan bisa melaluinya. Ketika masalah saya selesai, saya gak sengaja nemuin quotes ini di pinterest. Berasa dinasehatin secara ga langsung he he he
    image source: pinterest.com
  2. Quotes kedua dari Paulo Coelho. Masih belum familiar sama namanya? Dia adalah penulis novel yang berasal dari brazil. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah alchemist, the winner stands alone, aleph dan masih banyak lagi. Ini nih favorite quotes saya dari paulo
    image source: pinterest.com
  3. Siapa yang gak kenal oprah winfrey. Ratu talkshow dari amerika ini seringkali mengeluarkan kata-kata bijak soal kehidupan. Mungkin ini disebabkan karena masa kecil dan remajanya yang berat. Mungkin itu juga alasannya dia bilang kata-kata ini
    image source: made at recitethis.com
  4.     Kata-kata bijak ke empat saya dapetin dari sebuah majalah remaja nasional. Kata ini ada kaitannya dengan kasih sayang, baik ke orang tua ataupun (ehem) pacar. Ini nih quotesnya
    image source: freedigitalphotos.net
  5.        Ini quote favorit terakhir yang bisa saya bagikan hari ini. Sama kaya quotes di atas, quotes terakhir ini masih ada kaitannya dengan L.O.V.E. Ingat sastrawan Inggris Wiliam Shakespeare? Kalau gak, mungkin karyanya Romeo dan Juliet bisa mengingatkan kalian kepada shakespeare. Banyak kata-kata bijak mengenai cinta yang diucapkan maupun ditulis olehnya. Salah satu kata-kata favorit shakespeare yang saya suka  adala
    image source: freedigitalphotos.net


     Sebenernya masiiih banyak quote-quotes yang saya suka dari beberapa tokoh.Untuk tulisan kali ini saya bagikan lima dulu aja ya, kalau kebanyakan takut eneg juga. Lain waktu saya tulis lagi mengenai quotes favorit saya. Semoga kalian suka, have a nice day dan ciao.


Friday, February 28, 2014

Revlon Superlustrous Lipstick: The Rview

Hallo semuanya  maaf baru bisa sempet nulis lagi. Kali ini saya mau review lipstick Revlon. Siapa sih yang ga kenal sama brand yang satu ini. Bisa dibilang produk lipstick revlon adalah favorit masyarakat. Siapa sih yang gak ngiler dengan produk yang memiliki harga murah, varian warna yang beragam dan produknya oke.

Tulisan blog saya kali ini khusus hanya me-review tiga varian Revlon lipstick. Yaitu Revlon Superlustrous Colourburst-Carnation, Revlon Superlustrous Matte-Mauve It Over, dan Revlon Superlustrous- Pink in the afternoon dan Ginger Rose. Masing masing harganya berbeda. Untuk varian colourburst dibandrol 70 ribu, sedangkan varian Revlon matte dijual seharga 55 ribu dan koleksi Revlon superlustrous dapat dibeli seharga 33 ribu.  Saya sempat baca dari beberapa beauty blogger kalau  koleksi Revlon colourburst dan superlustrous matte disudah discontinue di negara asalnya dan digantikan dengan koleksi revlon colourstay ultimate suede. Indonesia sendiri koleksi colourburst dan matte masih bisa ditemukan. Walaupun warnanya gak selengkap dulu. Kalau di bandung kalian masih bisa cek di Dep. Store terkemuka atau toko kosmetik langganan.


Ini nih penampakan lipstik yang akan saya review

dari kiri-kanan: revlon colourburst-carnation (025), revlon superlustrous matte-mauve it over (003), revlon superlustrous- ginger rose (131), revlon superlustrous- pink in the afternoon (415)



Kalau ini swatch masing masing lipstik di tangan




kiri ke kanan: (atas:Natural light, bawah: flash) carnation, mauve it over, ginger rose, pink in the afternoon

kalau foto yang ini saya swatch langsung di bibir.

Flash light. Gambar atas (bare lips),
Searah jarum jam: carnation, mauve it over, pink in the afternoon, ginger rose

Natural light. Gambar atas (bare lips),
Searah jarum jam: carnation, mauve it over, pink in the afternoon, ginger rose


Reviewnya:

Revlon-carnation, (colourburst, 025)
Warna lipstik ini adalah pink muda dengan undertone biru. Teksturnya lipsticknya creamy. Gak bikin kering di bibir dan ringan. Untuk saya pribadi supaya warna lipstiknya  keliatan sama dengan warna sticknya harus dipulas dua hingga tiga kali. Baru deh warna pink bublegumnya kelihatan. Bagi kalian yang memiiki skin tone putih pucat, warna lipstick ini cocok banget. Kalau kalian punya skin tone kuning, hangat atau gelap kayanya pilihan warna carnation agak tricky. Tapi kalau emang udah suka sama warnanya ya mau gimana ho ho ho. Kalau saya pribadi cenderung picky. Soalnya beberapa kali beli lipstik warna pink dari merk berbeda, pas dioles ke bibir  hasilnya kalau ga ya  gak nyambung sama skin tone saya yang kuning. Tapi untuk carnation saya kasih kesempatan. Karena warnanya di bibir masih bisa ditoleransi,  gak bikin bibir kering dan hasilnya masih keliatan oke pas diapakai. Fun facts: Warna Revlon carnation ini adalah dupes dari  lipstick MAC speed dial. Jadi pecinta lipstik mac tapi lagi ga punya uang, silahkan looh dicoba.

Revlon-mauve it over (matte,003)
Koleksi lipstick matte dari Revlon ini berwarna coklat muda dengan undertone peach/orange sehingga menghasilkan warna coklat sewarna bibir, tekstrurnya matte. Walaupun teksturnya matte tapi gak bikin bibir kering dan bahkan terasa ringan.  Warnanya langsung keliatan dalam satu kali poles, walaupun warnanya natural. Saya punya beberapa  lipstick matte dari merk lain, tapi pas diolesin di bibir kerasa berat dan gak nyaman dan bikin bibir kering seketika. Tapi kalau ini jempol deh. Must have lipstick dan sangat direkomendasikan. Awal launching seri matte, koleksi  mauve it over ini adalah salah satu yang difavoritkan. Soalnya seperti yang saya udah bilang warna lipstiknya pas diolesin di bibir bener-bener natural dan cocok untuk semua warna kulit.

Revlon-ginger rose (superlustrous, 131)
Pada dasarnya Warna lipstick ini adalah coklat. Kalau diperhatikan lebih detail, warna lipsticknya perpaduan antara coklat, pink dan peach. Tekstur yang dihasilkan creamy dan ringan. Bagi saya pribadi, warnanya langsung terlihat di bibir walaupun sekali ulas. Kalau diaplikaskan dua-tiga kali malah terlihat  menor he he. Sama seperti kedua lipstick yang sudah saya tulis diatas formulanya gak buat kering di bibir saya.

Pink in the afternoon (superlustrous, 415)
Kalau di lihat dari nama lipstik nya udah ketauan kalau warna lipstik ini adalaah “pink”. Alasan saya punya lipstik ini adalah karena jaman dahulu kala waktu masih kuliah, ada temen yang bilang kalau dia adorable banget sama lipstik ini. Alasannya karena warna pink-nya nyatu sama warna bibir (baca: natural) karena testimoni teman saya  jaman dulu itulah akhirnya saya beli juga.  My verdict: warna pink dengan under tone peach (ini menurut saya yaa) ini memang menyatu banget sama warna bibir. Memang ga dipungkiri kalau warnanya nge-blend banget. Untuk skin tone saya yang kekuningan warna pink ini lebih cocok dibandingkan dengan si carnation. Menurut saya pink in the afternoon juga cocok buat kalian yang punya skin tone hangat, coklat, atau olive. Tekstur lipstiknya cream, ringan di bibir dan ga berat. Tapi Buat yang punya masalah sama bibir kering jangan lupa pakai lipbalm terlebih dahulu. soalnya kulit kering bibir kita bakalan kelihatan banget.

Mudah-mudahan review lipstik revlon ini bisa berguna ya buat kalian semua. sekian dulu dari saya, Have nice day and see you soon. Ciao